
Ekonomi
Perencanaan pembangunan ekonomi merupakanbagian dari pembangunan daerah. Perkembangan kondisi dan kebijakanperekonomian nasional dan provinsi akan mempengaruhi kondisi ekonomi daerah. Pada tahun 2024, Kota Bengkulu memiliki target petumbuhan ekonomiantara 5,70 hingga 5,75 persen. Sedangkan untuk target inflasinya diupayakan untuk diminimalisir dari 5,92 menjadi 5,21 persen. Berikut adalah ringkasan target sasaran indikator makro di Kota Bengkulu.

Secara umum, perkembangan perekonomian Kota Bengkulu relatif mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dengan laju pertumbuhan mencapai 5,41 persen di tahun 2019. Namun pada masa Pandemi Covid-19 perekonomian mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini juga terjadi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Pada masa adaptasi kebiasaan baru (New Era), kinerja perekonomian Kota mulai menunjukkan capaian yang mulai membaik. Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi telah mencapai angka 5,53 persen. Gambaran daripada pertumbuhan ekonomi dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Produk Domestik Regional Bruto atau disingkat PDRB merupakan salah satu indikator untuk melihat kondisi ekonomi Kota Bengkulu. PDRB memiliki peranan dalam membuat perencanaan, kebijakan, menentukan arah serta mengevaluasi hasil pembangunan suatu wilayah (Langi, et al, 2021). Peranan PDRB terhadap investasi sangat penting karena pendapatan yang tinggi akan memperbesar pendapatan masyarakat dan pendapatan masyarakat yang tinggi akan memperbesar permintaan terhadap barang dan jasa.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, nilai Produk Domestik Bruto (PDRB) Kota Bengkulu pada tahun 2023 mencapai 30.811.41 miliar rupiah berdasarkan harga tahun berlaku, dan 17,658.93 miliar rupiah berdasarkan harga konstan.Adapun struktur perekonomian Kota Bengkulu dilihat dari proporsi masing-masing sektor perekonomian terhadap total PDRB, dalam kurun waktu 2021-2023 didominasi oleh sektor transportasi dan pergudangan,perdagangan besar dan eceran, dan jasa pendidikan. Sedangkan sektor yang memiliki kontribusi terkecil adalah pengadaan listrik dan gas serta pertambangan dan penggalian.
